Jakarta · Sabtu, 26 September 2026Cari
WargaKonoha

OJK dorong pemahaman ekosistem keuangan digital masuk kurikulum

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong agar pemahaman ekosistem keuangan digital dimasukkan ke dalam kurikulum pendidikan. Tujuannu­nya agar generasi muda siap menghadapi akses layanan keuangan digital yang semakin luas. Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Dicky Kartikoyono, menyampaikan hal ini pada acara Indonesia Sharia Financial Olympiad (ISFO) 2026 di Jakarta.

Menurut Dicky, kemudahan akses layanan keuangan digital perlu diimbangi dengan kemampuan masyarakat mengambil keputusan keuangan yang tepat. Ia menjelaskan bahwa akses yang cepat dan mudah juga menimbulkan risiko seperti penggunaan produk tidak sesuai kebutuhan, informasi yang tidak akurat, penipuan, aktivitas keuangan ilegal, hingga ancaman keamanan data pribadi. Oleh karena itu, generasi muda perlu memahami model bisnis dalam ekosistem ekonomi dan keuangan digital agar mampu memilih produk yang aman dan sesuai kemampuan.

Untuk mendukung hal tersebut, OJK bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah meluncurkan bahan ajar literasi finansial melalui platform Rumah Pendidikan. Bahan ajar ini mengacu pada Panduan Pendidikan Literasi Finansial Kemendikdasmen dan menggabungkan kompetensi literasi finansial dalam pembelajaran seperti matematika dan ekonomi, serta kegiatan kokurikuler. Materi bertujuan agi peserta didik mampu memilih keuangan, menilai risiko, dan bertindak keuangan secara bijak dan bertanggung jawab.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait