Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

BRIN Akui Terlibat di Proyek Peluncuran Satelit Lampung-1

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria mengakui BRIN terlibat dalam proyek peluncuran satelit Lampung-1 yang berbasis kecerdasan artifisial (AI). Satelit itu diluncurkan dari perairan Haiyang, Provinsi Shandong, China, pada Rabu 5 Agustus. Peluncuran dilakukan menggunakan roket Smart Dragon-3 dalam misi OSE Hyperspectral Twin Satellites. Satelit Lampung-1 merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Lampung dengan perusahaan teknologi antariksa STAR.VISION.

Arif menyatakan bahwa pemerintah Lampung dan berbagai otoritas di Indonesia telah berkoordinasi dengan BRIN. Salah satu fokus BRIN adalah keamanan data, dan BRIN akan memiliki otoritas terkait penyimpanan data. Arif memastikan keamanan data pengguna tetap aman. Ia juga menyebut BRIN akan meluncurkan satelit Neo-1 yang diproduksi sendiri dengan pabrik di Bogor, ditargetkan pada awal 2027.

Peluncuran Lampung-1 disaksikan langsung Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama delegasi Provinsi Lampung, Provinsi Shandong, STAR.VISION Aerospace, dan mitra internasional. Rahmat berharap teknologi satelit dan AI membantu pemerintah mengambil kebijakan pembangunan yang lebih akurat. Kerja sama ini juga mencakup pembangunan ekosistem teknologi hiperspektral dan AI, termasuk transfer pengetahuan, riset bersama, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan pengembangan aplikasi sesuai kebutuhan daerah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait