Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Serba-serbi Satelit Lampung-1 Berbasis AI, Ini Fungsi dan Manfaatnya

Satelit Lampung-1, satelit penginderaan jauh berbasis citra hiperspektral dan kecerdasan artifisial (AI), resmi diluncurkan pada 5 Agustus 2026 dari perairan Haiyang, Provinsi Shandong, China, menggunakan roket Smart Dragon-3 dalam misi OSE Hyperspectral Twin Satellites. Satelit ini dikembangkan melalui kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan STAR.VISION Aerospace dari Shandong, China, sebagai tindak lanjut hubungan sister province antara kedua wilayah. Dalam peluncuran yang sama, satelit Lampung-1 diterbangkan bersamaan dengan satelit Samarkand 2028 yang dikembangkan bersama Uzbekistan.

Lampung-1 bertujuan untuk mendukung pembangatan daerah berbasis data. Data yang dihimpun diharapkan menjadi dasar penyusunan kebijlan pembangunan yang lebih presisi, khususnya dalam pengelolaan sumber daya alam, peningkatan produktivitas sektor pertanian dan kelautan, serta pencarian investasi berbasis teknologi. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menekankan pentingnya transformasi pembangunan berbasis teknologi agar data akurat dapat menjadi dasar pengambilan kebijlan yang tepat.

Pengelolaan data hasil satelit Lampung-1 akan dikontrol oleh Badan Riset dan Inovasi (BRIN) untuk memastikan keamanan dan otoritas nasional atas data tersebut. Kepala BRIN, Arif Satria, menegaskan bahwa penyimpanan data akan tetap di bawah pengawasan BRIN. Selain itu, BRIN juga sedang mengembangkan satelit produksi dalam negeri bernama Neo-1 yang diproduksi di pabrik di Bogor, dengan rencana peluncuran awal 2027.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait