BYD Pererat Kerja Sama dengan PaXini, Perburuan AI Berwujud Masuk Jalur Produksi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

BYD dan PaXini Tech, perusahaan rintisan robotik asal Shenzhen, menandatangani perjanjian kerja sama strategis pada 25 Agustus 2026 di kantor pusat global BYD di Shenzhen. Perjanjian ini memberikan PaXini akses ke jaringan manufaktur otomotif terbesar dan paling kompleks di dunia milik BYD, termasuk proses produksi kendaraan dan komponen, lingkungan pabrik, serta sumber daya rantai pasok. Data operasional yang dihasilkan dari penggunaan robot di pabrik BYD akan digunakan untuk melatih dan menyempurnakan model AI berwujud (embodied AI) milik PaXini, khususnya untuk meningkatkan kemampuan generalisasi dan pengambilan keputusan robot. BYD menekankan pentingnya data tersebut agar robot dapat bekerja efektif selama delapan jam penuh, bukan sekadar demonstrasi terbatas di laboratorium. Sebaliknya, PaXini akan menyumbangkan teknologi sensor taktil berpresisi tinggi, persepsi multidimensi, dan pengumpulan data multimodal yang dibutuhkan untuk tugas presisi seperti perakitan kabel kendaraan dan pengaplikasian perekat dengan toleransi yang sangat sempit. Pendirian PaXini pada Juni 2021 oleh Dr. Jincheng Xu, lulusan doktoral Universitas Waseda, didorong oleh ketertarikan pada robotika akibat pengaruh serial Gundam Jepang. Humanoid Tora-One yang dikembangkan perusahaan ini telah digunakan di pabrik Qiantang milik Geely Auto untuk perakitan fleksibel, dengan klaim operasional delapan jam tanpa gangguan dan tingkat keberhasilan tugas 99,8 persen, meskipun belum diverifikasi secara independen. PaXini juga mengelola fasilitas pengumpulan data AI berwujud seluas sekitar 12.000 meter persegi di Tianjin. Hubungan antara BYD dan PaXini semakin erat sejak investasi strategis BYD pada April 2025, menyusul investasi serupa pada AgiBot.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 10.53
Di Balik Ambisi China Pekerjakan Jutaan Robot di Pabrik
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 13.30
Pabrik Asia Menggeliat Berkat AI, Kecuali Indonesia
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 14.16
Video: Kemenkes Kembangkan Robotik - AI Yang Bisa Deteksi Kanker Paru
Berita terkait
Kapolri Soroti Tantangan AI dan Robotik, Buruh Indonesia Diminta Tingkatkan Daya Saing
JawaPos · 28 Agustus 2026 pukul 18.45
China Sudah Masuk Era 'Dunia Baru', Amerika Ketinggalan Jauh
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 14.40
Pegawai Indomaret-Alfamart Bisa Punah, Penggantinya Muncul dari China
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 12.30
Robot Superman Unitree Kalahkan Rekor Manusia, Lari Kencang & Loncat 2 Meter
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 09.07