Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Deretan Bos AI yang Mendadak Kaya Raya di Usia 20-an

Ledakan industri AI di Silicon Valley melahirkan generasi miliarder muda berusia 20-40 an. Menurut Forbes, terdapat lebih dari 80 miliarder AI dengan total kekayaan USD 2,9 triliun, dan 45 di antaranya baru masuk daftar tahun lalu. Valuasi startup AI melonjak drastis, dengan Anthropic menargetkan IPO bernilai USD 1 triliun.

Beberapa tokoh utama: Lucy Guo (21 tahun saat mendirikan ScaleAI) kekayaan USD 1,3 miliar; Leopold Aschenbrenner (Situational Awareness LP) USD 300 juta dengan aset dana USD 45 miliar; tiga pendiri Mercor (putus kuliah SMA) masing-masing USD 2,2 miliar usai pendanaan USD 350 juta (valuasi USD 10 miliar); Steven Hao (Cognition AI, pencipta Devin) USD 1,3 miliar (valuasi USD 10,2 miliar); Aravind Srinivas (Perplexity) USD 2,1 miliar (valuasi USD 20 miliar); dan Yuhuai Wu (xAI) kekayaan melonjak pasca akuisisi SpaceX (valuasi gabungan USD 1,25 triliun).

Mayoritas miliarder muda ini membeli properti mewah di California: Guo rumah USD 30 juta di Hollywood Hills, Aschenbrenner rumah USD 20 juta di Nob Hill, Wu rumah USD 70 juta di San Mateo County. Namun pendiri Mercor dan Hao belum tercatat berbelanja mewah. Agen real estat Alexander Fromm Lurie mengonfirmasi demografi pembeli kaya semakin muda seiring pertumbuhan valuasi perusahaan AI yang sangat cepat.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait