Startup AI Relay Tutup, Pendirinya Kembangkan AI di Google Chrome
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Startup AI berbasis workflow automation bernama Relay, yang didirikan pada tahun 2021, resmi menghentikan operasinya. Langkah ini diiringi oleh kepindahan pendirinya, Jacob Bank, beserta tim inti untuk bergabung dengan Google Chrome. Pengguna gratis kehilangan akses sejak pertengahan Agustus, sementara pelanggan berbayar akan kehilangan layanan pada pertengahan September mendatang. Bank kembali bekerja di Google setelah enam tahun terakhir memimpin Relay, kali ini menjabat sebagai Vice President of Product untuk Chrome. Ia menyatakan rencana ambisius untuk mengintegrasikan kecerdasan buatan di dalam browser untuk membantu pengguna menyelesaikan tugas otomatisasi dan manajemen proyek. Langkah ini sejalan dengan strategi Google untuk memperkuat integrasi model bahasa besar mereka, Gemini, di dalam ekosistem peramban web, yang saat ini telah menembus satu miliar pengguna global. Bank berharap kemampuan agentic AI di Chrome akan mempermudah pekerjaan repetitif seperti penyusunan dokumen.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 21.00
Gen Z Ini Menjadi Miliarder Termuda di Eropa yang Bangun Kekayaan Sendiri
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 12.50
Deretan Bos AI yang Mendadak Kaya Raya di Usia 20-an
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 22.15
CEO OpenAI Sebut Kuliah 4 Tahun Terlalu Lama, Kenapa?
Berita terkait
Action AI Boost Demo Day 2026 Tampilkan 10 Produk Berbasis AI yang Siap Unjuk Gigi
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 22.39
Pengusaha Kaya Harta Rp 57 Triliun Pakai Kaos Bekas Harga Segini
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 16.40
Geluti AI, Pendiri Startup Ini Jadi Orang Terkaya Termuda versi Forbes 400
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 07.00
AI jadi Senjata Baru Startup Indonesia, Lima Perusahaan Terpilih Masuk GVV Batch 9
JawaPos · 9 September 2026 pukul 11.46