Ekonom Ingatkan Implikasi Pembukaan Rekening Massal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia, Fakhrul Fulvian, menekankan bahwa keberhasilan pembukaan rekening massal tidak boleh hanya diukur dari jumlah kuantitas. Kepemilikan rekening harus diikuti dengan penggunaan aktif dan partisipasi ekonomi agar inklusi keuangan benar-benar tercapai. Pemerintah dan industri keuangan perlu memastikan rekening tersebut berbiaya rendah, mudah digunakan, interoperabel, serta memiliki perlindungan data yang kuat.
Selain itu, program ini harus disertai dengan literasi keuangan dan perlindungan konsumen, terutama bagi masyarakat yang baru pertama kali masuk ke sistem keuangan formal. Rencana pemberian rekening otomatis bagi warga usia 17 tahun diharapkan menjadi infrastruktur dasar ekonomi digital agar masyarakat memiliki akses mudah terhadap perputaran uang rupiah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 12.15
Pemerintah Mau Buka Rekening Massal Buat Warga RI, Ini Komentar Ekonom
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 19.58
Optimisme Perbankan Terjaga di Triwulan III meski Global tidak Menentu
ANTARA News · 10 September 2026 pukul 18.50
OJK: Perbankan optimis pada triwulan III 2026 di tengah ketidakpastian
CNN Indonesia · 10 September 2026 pukul 16.38
Dukcapil Dukung Perluasan Akses Rekening Bank lewat Data Kependudukan
Berita terkait
Ekonom Minta Pemerintah Tak Sekadar Kejar Kuantitas dalam Program Pembukaan Rekening Massal
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 23.05
Mengenal Pembukaan Rekening Massal, Program Peningkatan Inklusi Keuangan
JPNN.com · 11 September 2026 pukul 12.29
Pemerintah Mulai Bagikan Rekening Gratis pada Kuartal I-2027
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 14.10
Rekening Otomatis Usia 17 Tahun: Solusi Inklusi atau Poles Statistik?
CNN Indonesia · 10 September 2026 pukul 07.36