Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Indonesia Cyber Protection 2026 Dorong Industri Keuangan Perkuat Ketahanan Siber Berbasis Era AI

Indonesia Cyber Protection 2026 menyoroti perlindungan siber di sektor keuangan yang semakin digital. Dengan lebih dari 235 juta pengguna internet dan 80% masyarakat menggunakan e-wallet, ancaman siber meningkat pesat. BSSN mencatat 3,64 miliar anomali serangan siber Januari-Juli 2025. Regulator seperti BSSN dan OJK menekankan kolaborasi antar pihak untuk membangun ketahanan siber berbasis AI. Direktorat Keamanan Siber menyebut kapasitas pemantauan hanya mencakup kurang dari 10% aktivitas digital. OJK menekankan kepercayaan publik sebagai faktor krusial, yang dibangun melalui kesiapan menghadapi insiden. PT Pegadaian menyoroti pentingnya tata kelola manusia, proses, serta AI lawan AI dalam pertahanan siber. AFTECH menyatakan hanya 20% anggota yang menggunakan AI untuk keamanan siber, meski 84% telah mengadopsi AI secara umum.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait