Google Home Kini Bisa Kendalikan Rumah Pakai Agen AI Canggih Tapi Pasih Punya Resiko Keamanan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Google Home kini mendukung Model Context Protocol (MCP), sebuah standar yang memungkinkan agen kecerdasan buatan (AI) terhubung dengan perangkat dan layanan eksternal. Dengan integrasi ini, agen AI seperti Google Antigravity, Claude, Hermes, dan Open Claw dapat berinteraksi dengan perangkat yang terhubung ke Google Home. Fitur ini dirancang agar pengguna dapat memberikan perintah menggunakan bahasa sehari-hari, seperti memantau aktivitas rumah, melihat rangkuman rekaman kamera, hingga mengontrol perangkat pintar. Pengguna juga dapat membuat dasbor rumah pintar yang disesuaikan dengan kebutuhan. Akses awal fitur ini akan tersedia dalam beberapa minggu mendatang, namun hanya untuk pelanggan Google Home Premium Advanced dengan biaya USD 20 per bulan atau USD 200 per tahun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 16.40
Mark Zuckerberg Peringatkan Rival soal Keamanan AI dan Risiko Hukum
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 08.17
Microsoft Rilis Kode Etik Pengembangan AI tak Boleh Lampaui Manusia
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 07.35
Bos OpenAI Sam Altman Yakin Industri AI Mampu Atur Keamanan Secara Mandiri
Berita terkait
AiMOGA Perkenalkan Robot Perawat dan Keamanan di Eropa
JawaPos · 16 September 2026 pukul 16.15
China Tolak Seruan Bos Teknologi AS untuk Perlambat Pengembangan AI
Detik.com · 15 September 2026 pukul 11.15
Sam Altman Peringatkan Bahaya AI: Kemajuan Pesat Dapat Berakhir Buruk
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 19.33
Trump Anggap Kekhawatiran soal Bahaya AI Berlebihan
CNN Indonesia · 14 September 2026 pukul 01.00