Mark Zuckerberg Peringatkan Rival soal Keamanan AI dan Risiko Hukum
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

CEO Meta Mark Zuckerberg menegaskan tanggung jawab industri dalam mengembangkan kecerdasan buatan (AI) yang aman, berbeda dengan para pesaingnya yang mendesak intervensi pemerintah atau perlambatan pengembangan secara kolektif. Zuckerberg memperingatkan bahwa perusahaan yang gagal memastikan keamanan dan penyelarasan (alignment) sistem AI dapat menghadapi kewajiban hukum yang signifikan. Ia mencontohkan langkah nyata Meta dengan menunda rilis agen AI Muse untuk memperkuat keamanan, tanpa menunggu kesepakatan industri.
Pernyataan Zuckerberg muncul setelah CEO Anthropic Dario Amodei, CEO OpenAI Sam Altman, dan pemilik xAI Elon Musk mendesak perlambatan pengembangan AI. Sementara Presiden Donald Trump dan CEO Nvidia Jensen Huang cenderung meremehkan risiko, mengutamakan kompetisi teknologi global dengan Tiongkok. Kemkomdigi juga pernah memanggil Meta terkait penonaktifan massal akun WhatsApp, yang diakui sebagai kesalahan sistem global.
Baru-baru ini, Meta setuju membayar hingga US$18 miliar (Rp277 triliun) untuk menyelesaikan gugatan terkait dampak adiktif Facebook dan Instagram pada anak-anak. Di sisi lain, aktivis keselamatan AI berhasil melobby Kongres AS, termasuk Bernie Sanders, untuk mengakui risiko AI tingkat tinggi yang berpotensi menyebabkan kepunahan manusia. Meski seruan keamanan muncul, Wall Street tetap memborong saham teknologi AI secara agresif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 18.15
Zuckerberg Tak Setuju AI Direm, Sebut Perusahaan Bisa Jaga Diri
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 17.20
Data Warga RI Dipakai Asing Latih AI, Langgar Aturan atau Tidak?
kumparan · 17 September 2026 pukul 15.11
CEO Nvidia Jensen Huang Tolak Regulasi AI, Manusia Masih Bisa Kontrol AI
JawaPos · 17 September 2026 pukul 14.30
Google Home Kini Bisa Kendalikan Rumah Pakai Agen AI Canggih Tapi Pasih Punya Resiko Keamanan
Berita terkait
Tak Mau Diatur, Pemilik WhatsApp dan Instagram Telepon Presiden
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 17.00
Zuckerberg Bela AI dari Isu Kiamat Lapangan Kerja: Tak Perlu Takut
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 08.25
Bos OpenAI Sam Altman Yakin Industri AI Mampu Atur Keamanan Secara Mandiri
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 07.35
Sam Altman Peringatkan Bahaya AI: Kemajuan Pesat Dapat Berakhir Buruk
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 19.33