Jakarta · Senin, 5 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Google Uji Data Center AI di Luar Angkasa, Satelit Suncatcher Resmi Mengorbit

Google mulai menguji data center AI di luar angkasa melalui Project Suncatcher dengan mengirim satelit prototipe ke orbit. Satelit membawa Tensor Processing Unit (TPU) untuk menguji kemampuan chip AI dalam kondisi ekstrem seperti radiasi, tekanan peluncuran, dan suhu ekstrem. Proyek ini menjadi langkah awal riset jangka panjang Google untuk mengembangkan infrastruktur machine learning di luar angkasa. Suncatcher memanfaatkan energi surya di orbit rendah Bumi yang hingga 8 kali lebih banyak dibandingkan di permukaan Bumi. Tantangan utama meliputi pendinginan di ruang angkasa yang tidak memiliki udara serta kebutuhan komunikasi antarsatelit berkecepatan tinggi. Biaya pengiriman satu kilogram perangkat ke orbit diperkirakan USD 200 (Rp 3,58 juta) agar data center luar angkasa lebih ekonomis. Jika berhasil, Google dapat memanfaatkan energi surya hampir terus-menerus untuk kebutuhan pemrosesan AI.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait