Ilmuwan Ciptakan Baterai Kertas yang Bisa Ditelan, Apa Fungsinya?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1455704/original/038756700_1483449761-Pengobatan-Tifus-dengan-Kapsul-Cacing.jpg)
Ilmuwan di Nature Chemical Engineering berhasil membuat baterai berbahan kertas yang dapat ditelan. Baterai berlapis biodegradable dengan tiga komponen, dilapisi beeswax untuk bertahan di asam lambung. Terdapat dua ukuran: kecil menghasilkan 1,77 volt untuk tag RFID di kerongkongan, besar 1,84 volt untuk kapsul pemacu lambung. Uji pada babi menunjukkan baterai bertahan tiga hari dengan listrik stabil. Baterai hancur dan tidak meninggalkan serpihan berbahaya setelah selesai. Kapasitas daya masih kecil dan peneliti sedang standarisasi manufaktur. Uji klinis manusia diproyeksikan dimulai dalam dua tahun ke depan.
Bagikan
Berita terkait
Dobrak Dominasi China,Raksasa Baterai India Buru Tambang Nikel di Indonesia
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 21.41
Ilmuwan Ungkap Tes Nuklir Korea Utara Picu Aktivitas Seismik
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 13.30
Kadar Nikel Makin Rendah, Industri Smelter Indonesia Hadapi Tantangan Baru
JawaPos · 22 September 2026 pukul 08.45
RI Sudah Jadi Produsen Baterai EV? Moeldoko Ungkap Hal Tak Terduga
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 18.55