Jakarta · Sabtu, 5 September 2026Cari
WargaKonoha

Ilmuwan Ungkap Cara Deteksi Konten AI Slop di di Media Sosial

Ilmuwan dari Australian National University (ANU) mengembangkan metode baru untuk mendeteksi wajah buatan kecerdasan buatan (AI) tanpa mengandalkan perangkat lunak khusus. Dalam studi yang diterbitkan di Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS), para peneliti melatih peserta untuk memperhatikan kesan visual secara menyeluruh, bukan hanya detail kecil. Metode ini berhasil meningkatkan akurasi deteksi hingga dua kali lipat, dengan peserta terbaik mencapai akurasi hampir sempurna. Peneliti memfokuskan enam karakteristik: simetri, proporsionalitas, daya tarik, ekspresivitas, keunikan, dan kemudahan diingat. Wajah buatan AI cenderung lebih simetris dan proporsional karena dilatih pada rata-rata matematis dari puluhan ribu wajah, sementara wajah manusia asli lebih ekspresif dan khas. Pendekatan ini penting karena penggunaan deepfake dan gambar AI di media sosial terus meningkat, dengan pertumbuhan sekitar 900 persen per tahun. Studi sebelumnya menunjukkan kemampuan manusia membedakan konten AI masih setara dengan tebakan acak. Alat deteksi komersial juga belum sempurna dan sering menghasilkan false positive. Oleh karena itu, peningkatan kemampuan manusia dalam mendeteksi AI menjadi penting.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait