Bappisus Minta Warga Tak Asal Percaya Info di Medsos, Bicara AI-Deepfake
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Bappisus Aris Marsudiyanto memperingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh narasi di media sosial yang dapat memecah belah bangsa. Ia menyoroti beredarnya narasi akan terjadi demo besar dengan ancaman kerusuhan pada Agustus, yang menurutnya tidak bertanggung jawab. Aris mengimbau warga untuk tidak mempercayai informasi di media sosial secara sembarangan dan selalu menggunakan sumber yang kredibel.
Aris juga mengingatkan bahaya kecerdasan buatan (AI) dan teknologi deepfake yang dapat memanipulasi berita serta memalsukan video di media sosial. "Sekarang dengan adanya AI, semua berita media sosial bisa dimanipulasi, bahkan deepfake, video-video bisa dipalsukan segala macam," katanya.
Untuk menghindari hoaks dan narasi provokatif, Aris menyarankan masyarakat menggunakan media massa yang kredibel sebagai sumber rujukan, seperti media mainstream dan media cetak yang terpercaya. Ia menekankan pentingnya kritis terhadap informasi sebelum menyebarkannya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 11 Agustus 2026 pukul 06.58
Isu Demo Besar Agustus, Bappisus Ingatkan Bahaya Deepfake
SINDOnews · 11 Agustus 2026 pukul 06.15
KPI Usul Literasi Media dan Digital Masuk Kurikulum Sekolah
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 15.10
Pimpinan Komisi XIII Duga Ada Dalang di Balik Konten Hoaks Demonstrasi
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 13.05
Panglima TNI Minta Masyarakat Tak Terprovokasi Hoaks di Medsos, Patroli Keamanan Terus Dilakukan
Berita terkait
Konten Misleading Dinilai Lebih Berbahaya daripada Hoaks, Ini Alasannya
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 11.00
Mendes Yandri Laporkan 73 Akun Medsos soal Hoaks Kopdes ke Bareskrim
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 06.00
Mendes Yandri Laporkan 73 Akun Medsos ke Bareskrim Polri
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 02.30
NASA Ungkap Fakta Gravitasi Bumi yang Menghilang
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 20.20