Judi Online dan AI Jadi Ancaman Baru Kebocoran Data dari Dalam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ancaman keamanan data perusahaan kini tidak hanya berasal dari serangan hacker eksternal, tetapi juga dari ancaman dari dalam organisasi atau insider threat. Menurut Lev Matveev, founder SearchInform, insider threat biasanya termotivasi oleh keuntungan finansial, kelalaian, atau kurangnya kehati-hatian. Di Indonesia, faktor seperti belum optimalnya sistem pemantauan, klasifikasi data, dan pengaturan hak akses memperbesar risiko kebocoran data. Kasus nyata melibatkan delapan pegawai bank BUMN yang memalsukan data 104 debitur dan menyebabkan kerugian Rp2,66 miliar, serta seorang pegawai bank di Sabang yang mencuri Rp1,4 miliar untuk judi online dan kebutuhan pribadi.
Bagikan
Berita terkait
Fitur Baru ChatGPT Bisa Lacak Setiap Ketikan Pengguna, Apa Berbahaya?
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 18.00
Risiko Baru Agentic AI: Kebocoran Data Chatbot
Detik.com · 3 Oktober 2026 pukul 21.15
Komdigi Blokir 4,1 Juta Konten Judi Online dalam 2 Tahun Terakhir
Liputan6.com · 3 Oktober 2026 pukul 15.00
Situs Pre-order iPhone Duo Palsu Mengintai, Curi Data hingga Dompet
CNBC Indonesia · 3 Oktober 2026 pukul 14.45