Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kolaborasi Kemenko Polkam, BSSN, Telkom Hadapi Era Komputasi Kuantum

Pemerintah mempercepat antisipasi ancaman keamanan siber dari perkembangan komputasi kuantum melalui Rapat Koordinasi Urgensi Penyusunan Kebijakan Post-Quantum Computing (PQC) pada 6 Agustus. Rapat dipimpin Deputi Kemenko Polkam Marsda TNI Eko Dono Indarto dan dihadiri BSSN, Telkom, akademisi, industri, serta komunitas keamanan siber. Komputasi kuantum menawarkan peluang inovasi besar, namun berpotensi melemahkan sistem kriptografi yang melindungi transaksi digital, komunikasi, dan data strategis. Oleh karena itu, persiapan sejak dini dijadikan agenda strategis nasional yang membutuhkan kolaborasi erat lintas sektor.

Forum merumuskan langkah prioritas: penyusunan Peta Jalan Nasional Migrasi PQC, penentuan prioritas perlindungan data berkerahasiaan tinggi, penguatan forum koordinasi lintas kementerian, dan usulan pembentukan National Quantum Center sebagai pusat kolaborasi riset, standardisasi, pengembangan talenta, dan implementasi. BSSN telah membentuk Gugus Tugas Nasional Penyiapan Migrasi PQC. Telkom berkomitmen menjadi mitra strategis melalui riset PQC di Telkom University, pengembangan quantum-safe network dan data center, serta penguatan kapabilitas digital. Para ahli menyarankan inventarisasi aset digital dan identifikasi data kritis untuk migrasi bertahap tanpa mengganti seluruh infrastruktur.

Kolaborasi pemerintah, industri, akademisi, dan komunitas bertujuan memperkuat sinergi nasional dalam menyusun kebijakan, membangun kapasitas, dan mempercepat kesiapan Indonesia menghadapi era kuantum. Diharapkan langkah ini tidak hanya mengantisipasi ancaman siber masa depan, tetapi juga memanfaatkan teknologi kuantum untuk memperkuat daya saing dan kedaulatan digital nasional.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait