Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kemenko Polkam, BSSN & Telkom Perkuat Kolaborasi Nasional Hadapi Ancaman Era Komputasi Kuantum

Pemerintah Indonesia mempercepat persiapan menghadapi ancaman keamanan siber akibat perkembangan komputasi kuantum. Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), dan PT Telkom Indonesia menggelar rapat koordinasi urgensi penyusunan kebijaman post-quantum computing (PQC) pada 6 Agustus. Rapat dipimpin Marsda TNI Eko Dono Indarto dari Kemenko Polkam dan dihadiri perwakilan BSSN, akademisi, industri, serta komunitas keamanan siber. Tujuannya adalah mengumpulkan masukan untuk menyusun kebijakan nasional yang menjawab tantangan era komputasi kuantum.

Komputasi kuantum diproyeksikan memberikan lompatan besar dalam kemampuan pemrosesan data, membuka peluang bagi inovasi dan transformasi digital. Namun, teknologi ini juga berpotensi merusak sistem kriptografi yang saat ini melindungi transaksi digital, komunikasi, dan data strategis. Oleh karena itu, langkah antisipatif perlu dilakukan sejak dini untuk menjaga keamanan ekosistem digital nasional.

Forum ini menghimpun partisipasi berbagai pemangku kepentingan termasuk kementerian, lembaga, BUMN, industri, akademisi, dan komunitas keamanan siber. Masukan dari rapat ini menjadi dasar penyusunan kebijakan nasional dalam menghadapi perkembangan teknologi komputasi kuantum yang terus berkembang.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait