Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Komdigi Garap Ekosistem AI dari Energi hingga Aplikasi

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sedang menyiapkan strategi pengembangan kecerdasan artifisial (AI) yang mencakup seluruh ekosistem, dari kebutuhan energi hingga pengembangan aplikasi. Wakil Menteri Komdigi Nezar Patria menyatakan bahwa pendekatan ini bertujuan agar Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi pemain signifikan dalam pengembangan AI di tingkat global. Strategi ini disampaikan dalam acara UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center di Yogyakarta pada Kamis, 13 Agustus 2026.

Menurut Nezar, pemerintah memetakan ekosistem AI ke dalam lima lapisan yang saling berkaitan. Fondasinya dimulai dari ketersediaan energi, kemudian berlanjut ke infrastruktur, chip, talenta, dan aplikasi. Dengan demikian, pengembangan AI tidak hanya fokus pada aplikasi akhir, tetapi juga pada komponen dasar yang mendukungnya.

Untuk pengembangan aplikasi, Indonesia memilih memanfaatkan foundation model yang telah tersedia secara global. Model ini kemudian melalui proses post-training untuk menghasilkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan sektor tertentu seperti kesehatan, pertanian, dan pendidikan. Nezar menekankan bahwa pendekatan ini bertujuan untuk menerapkan AI secara relevan dan bermanfaat bagi berbagai sektor di dalam negeri.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait