Komdigi Sebut Indonesia Tak Boleh Hanya Jadi Pasar Internet Global
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komdigi menyatakan Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar internet global. Ismail, Sekjen Komdigi, dalam HUT ke-30 APJII menekankan pemerintah ingin Indonesia menjadi tuan rumah konektivitas. Penetrasi internet mencapai 81,72% pada 2026 atau 235 juta pengguna, naik dari 79,5% (221 juta) pada 2024. Khawatir konten negatif mengganggu budaya, pemerintah minta penyelenggara jasa internet ikut mengawasi pemanfaatan internet. Arif, Ketua APJII, menyatakan tantangan bukan lagi perluasan akses, melainkan konektivitas berkualitas untuk transformasi digital. APJII mendukung program Kampung Internet dan layanan 100 Mbps serta mengelola IIX untuk lalu lintas domestik lebih efisien.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 9 Agustus 2026 pukul 04.59
APJII: Internet Indonesia Bukan Lagi Soal Akses, tapi Kualitas dan Keamanan
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 16.15
Menuju Internet 100 Mbps, APJII Dorong Penguatan Infrastruktur Nasional
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 21.16
Rayakan HUT ke-30, APJII Komitmen Wujudkan Internet Berkualitas dan Merata
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 14.05
267 Titik di Kaltim 'Gelap' Tak Ada Internet, Komdigi Buka Suara
Berita terkait
Komdigi: Pemerataan Internet Kini Mengandalkan Kombinasi Berbagai Teknologi, Bukan Hanya BTS
JawaPos · 5 Agustus 2026 pukul 02.31
Tak Daftar PSE dan Langgar Aturan, Komdigi Minta App Store dan Play Store Delisting Aplikasi Ini
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 17.00
Komdigi Desak Apple dan Google Hapus Aplikasi Hornet
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 13.01
Hornet Kampanyekan LGBTQ, Komdigi Minta Toko Aplikasi Hapus
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 03.00