Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

APJII: Internet Indonesia Bukan Lagi Soal Akses, tapi Kualitas dan Keamanan

Tantangan pengembangan internet di Indonesia kini mengalami pergeseran prioritas. Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), Muhammad Arif, menyampaikan bahwa pembangunan konektivitas tidak lagi cukup hanya berfokus pada perluasan jangkauan jaringan. Pemerintah dan industri internet kini harus memastikan koneksi yang terjangkau, berkualitas tinggi, serta aman guna mendukung pemerataan manfaat transformasi digital bagi seluruh lapisan masyarakat.

Perubahan fokus tersebut sejalan dengan terus meningkatnya angka penetrasi internet secara signifikan di tanah air. Berdasarkan data hasil survei APJII, jumlah pengguna internet di Indonesia tercatat mencapai 79,5 persen atau sekitar 221 juta jiwa pada tahun 2024. Tingkat penetrasi ini terus mengalami peningkatan hingga mencapai 81,72 persen atau mencakup sekitar 235 juta pengguna pada tahun 2026.

Pertumbuhan pesat ini menunjukkan bahwa akses internet telah menjadi kebutuhan krusial yang sulit dipisahkan dari aktivitas harian masyarakat. Pemanfaatannya mencakup berbagai sektor penting seperti ekonomi, komunikasi, pendidikan, hiburan, hingga adopsi kecerdasan buatan (AI). APJII terus berkomitmen membangun ekosistem digital nasional yang kuat dan kolaboratif agar konektivitas berkualitas menjadi fondasi utama kemajuan teknologi Indonesia.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait