Internet RI Masih Tertinggal, Komdigi Soroti 1.600 ISP
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyoroti kualitas konektivitas internet Indonesia yang masih tertinggal, terutama dalam hal latensi jaringan. Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi, Edwin Hidayat Abdullah, menjelaskan bahwa masalah ini tidak hanya disebabkan oleh kurangnya infrastruktur, tetapi juga struktur pasar yang terlalu terfragmentasi. Saat ini, Indonesia memiliki lebih dari 1.600 Internet Service Provider (ISP), yang membuat pasar menjadi sangat terpecah dan sulit untuk dikelola secara efisien.
Berdasarkan data Speedtest Global Index dari Ookla pada Juli 2026, kecepatan download mobile Indonesia mencapai 80,33 Mbps dengan latensi 25 milidetik, menempati peringkat 83 dunia. Untuk fixed broadband, Indonesia mencapai 81,71 Mbps dengan latensi 16 milidetik, berada di peringkat 113 dunia. Dibandingkan dengan Singapura yang mencatat kecepatan fixed broadband 641,61 Mbps dan menjadi peringkat pertama dunia, konektivitas Indonesia jelas masih jauh di belakang.
Untuk menghadapi tantangan ini, Komdigi menyiapkan pendekatan baru dalam pengembangan dan pengaturan ekosistem digital. Fokus utama pemerintah meliputi perbaikan kegagalan pasar, konsentrasi pasar, asimetri informasi, dominasi data, dan perlindungan konsumen. Selain itu, Komdigi sedang mendesain ulang rencana induk infrastruktur digital untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang diproyeksikan mencapai USD 130 miliar per tahun, dengan sektor TI dan komunikasi tumbuh lebih dari 8% per tahun selama dekade terakhir.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 07.45
Yogi Penjual Internet Starlink Rp 10.000 Terdakwa, Ini Kata Komdigi
CNN Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 13.23
Menkomdigi Buka Suara Soal Kasus Yogi 'Starlink' di Mentawai
Berita terkait
AI Ubah Strategi Internet Indonesia, 5G Dikebut hingga Pelosok
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 16.04
Komdigi Sebut Indonesia Tak Boleh Hanya Jadi Pasar Internet Global
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 21.00
Komdigi Percepat Roadmap 5G, Target Cakupan Nasional pada 2029 demi Ekonomi AI
JawaPos · 7 Agustus 2026 pukul 18.31
267 Titik di Kaltim 'Gelap' Tak Ada Internet, Komdigi Buka Suara
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 14.05