Konten AI Makin Marak, Begini Cara Kenali Chatbot
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4646711/original/064895700_1699871478-steve-johnson-_0iV9LmPDn0-unsplash.jpg)
Studi Pew Research menemukan sekitar 10% halaman web berbahasa Inggris memiliki indikasi konten dibuat menggunakan AI. Penelitian ini menganalisis 500.000 halaman web selama 5 tahun terakhir dan 10.000 halaman terbaru pada Juli 2026 menggunakan alat Open Pangram. Domain .com menunjukkan indikasi AI paling tinggi (10%), diikuti .org (4,6%), .edu dan .gov masing-masing 1%. Beberapa ciri khas AI meliputi penggunaan em dash yang dua kali lebih sering dan koma Oxford 63% lebih tinggi. Meskipun demikian, alat deteksi tidak selalu akurat dan tidak semua konten di internet dibuat AI.
Bagikan
Berita terkait
Petani di China Kehilangan 10 Hektare Tanaman Gegara Ikuti Saran Chatbot AI
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 11.14
Petani Minta Saran AI, Tanaman 25 Hektare Mati Padahal Baru Disemai
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 10.30
AI Bikin Petani Gagal Panen,10 Hektar Ladang Wijen Mati
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 20.46
Dikira Ngobrol dengan AI, Ternyata Cuma Satu Orang Balas Chat Seadanya
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 07.05