Luka Baru di Bulan Terlihat Usai Dihantam Roket SpaceX
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sebuah "luka baru" muncul di permukaan Bulan setelah bagian atas roket Falcon 9 milik SpaceX menghantamnya. Wahana Danuri Korea Selatan berhasil memotret kawah baru yang terbentuk akibat tabrakan tersebut, menyediakan bukti visual pertama dari dampaknya. Menurut Korea Aerospace Research Institute (KARI), Danuri melakukan beberapa lintasan di atas lokasi benturan untuk membandingkan kondisi permukaan Bulan sebelum dan sesudah roket menghantamnya. Benturan terjadi pada pukul 06.35 UTC (13.33 WIB) dengan kecepatan roket sekitar 2,43 kilometer per detik. Roket yang bersumber dari peluncuran Januari 2025 ini tidak memiliki cukup bahan bakar untuk kembali ke Bumi, sehingga tertinggal dalam orbit yang akhirnya mengarah ke permukaan Bulan. Objek dengan kode 2025-010D diperkirakan menghantam wilayah di antara Kawah Bell dan Einstein, menciptakan kawah berdiameter 17 hingga 40 meter. Para ilmuwan masih menganalisis ukuran pasti kawah menggunakan citra beresolusi lebih tinggi dari Danuri dan Lunar Reconnaissance Orbiter NASA. Peristiwa ini menyoroti isu sampah antariksa, karena semakin banyak wahana mengunjungi Bulan, risiko meninggalkan benda tidak terkontrol meningkat. Material yang terlepas dari permukaan Bulan diperkirakan tidak berbahaya bagi Bumi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 11.00
Roket Elon Musk Tabrak Bulan, Buktinya Masih Dicari
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 07.35
Roket SpaceX Seberat 4 Ton Tabrak Bulan, Ahli Ungkap Dampaknya
Berita terkait
NASA Bagikan Potret Kawah Baru Angka 8 Bekas Tabrakan Roket SpaceX di Bulan
kumparan · 23 Agustus 2026 pukul 10.40
Roket SpaceX Seberat 4 Ton Bakal Tabrak Bulan Besok
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 17.30
Langka! Pengorbit NASA Temukan Kawah Baru di Bulan Hasil Tabrakan Seabad Sekali
Media Indonesia · 18 September 2026 pukul 09.29
NASA Rilis Penampakan Bulan Bolong Ditabrak Roket Elon Musk
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 11.15