Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Mantan Petinggi Meta Serang Mark Zuckerberg soal Keselamatan Anak

Mantan petinggi Meta Arturo Bejar menyampaikan kritik keras terhadap Mark Zuckerberg dalam persidangan yang melibatkan Meta dan 29 negara bagian AS. Bejar, mantan Director of Engineering Facebook (2009-2015) dan konsultan Instagram (2019-2021), menuding Zuckerberg membangun budaya perusahaan yang mengutamakan pertumbuhan dan engagement ketimbang keselamatan anak. Menurut Bejar, masalah keselamatan pengguna muda bisa ditangani lebih cepat jika Zuckerberg menjadikannya prioritas. Ia juga mengaku pernah menyampaikan kekhawatiran soal pengalaman dan keselamatan anak kepada Zuckerberg dan eksekutif lainnya.

Bejar menuduh Meta memiliki teknologi untuk mengidentifikasi jutaan pengguna di bawah 13 tahun, namun tidak bertindak agresif untuk menangani akun tersebut. Kebijakan Meta menetapkan usia minimum 13 tahun untuk menggunakan Facebook dan Instagram. Tudingan ini menjadi bagian dari gugatan yang menuduh Meta menggunakan fitur yang dirancang untuk membuat pengguna muda terus kembali ke platform. Meta membantah tuduhan tersebut dan menyatakan telah mengembangkan perlindungan untuk pengguna remaja selama bertahun-tahun.

Persidangan diperkirakan berlangsung sekitar enam minggu dengan kemungkinan kesaksian dari Zuckerberg dan CEO Instagram Adam Mosseri. Perkara ini dianggap ujian hukum penting terhadap cara perusahaan media sosial merancang platform untuk pengguna muda. Pengadilan akan menentukan apakah Meta bertanggung jawab atas tuduhan dan langkah-langkah yang harus diambil. Kesaksian Bejar masih dianggap tuduhan yang perlu diuji bersama bukti dan pembelaan perusahaan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait