Apa Itu Lava Fountain? Fenomena Saat Gunung Anak Krakatau Erupsi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda erupsi pada Sabtu (5/9/2026) menghasilkan gemuruh, getaran kuat, dan fenomena lava fountain atau air mancur lava. Badan Geologi ESDM menyatakan erupsi menghasilkan aliran lava merah menyala dengan durasi beberapa jam. Lava fountain terbentuk ketika gas dalam magma tidak keluar cepat saat naik ke permukaan, menyebabkan semburan lava dan gas. Getaran terasa kuat hingga membuat pintu dan jendela rumah warga bergetar, terutama pada pukul 01.00 WIB hingga 07.00 WIB. Warga sekitar melaporkan dentuman keras dan getaran yang konsisten selama erupsi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 10.17
BRIN Sebut Asap Tebal Gunung Anak Krakatau Bisa ke Berbagai Negara
kumparan · 5 September 2026 pukul 07.24
Gunung Anak Krakatau Erupsi: Lontarkan Lava Pijar, Terdengar Dentuman
JawaPos · 5 September 2026 pukul 16.47
Penjelasan Lengkap PVMBG terkait Dentuman Keras di Bandung Bersamaan dengan Erupsi Gunung Anak Kraka
JPNN.com · 5 September 2026 pukul 16.45
Konon, Dentuman di Jabar dan Banten Berkaitan Erupsi Gunung Anak Krakatau
Berita terkait
Warga Tak Lagi Rasakan Getaran Imbas Erupsi Anak Krakatau
Detik.com · 5 September 2026 pukul 16.22
Anak Krakatau Erupsi Lava Fountain, Badan Geologi Ungkap Misteri Dentuman
Detik.com · 5 September 2026 pukul 11.00
Gunung Anak Krakatau Erupsi Sejak Tengah Malam, Keluarkan Lava dan Dentuman
Detik.com · 5 September 2026 pukul 06.46
PVMBG Pastikan Tak Ada Potensi Tsunami dari Erupsi Gunung Anak Krakatau
kumparan · 5 September 2026 pukul 15.29