Jakarta · Sabtu, 5 September 2026Cari
WargaKonoha

Warga Tak Lagi Rasakan Getaran Imbas Erupsi Anak Krakatau

Getaran dan dentuman yang dirasakan warga Pandeglang, Banten, sejak pukul 01.00 WIB sudah tidak terasa lagi sejak pukul 11.00 WIB. Bagaz Bathoeta, salah seorang warga yang tinggal sekitar 10 kilometer dari Gunung Anak Krakatau, mengaku rumahnya dan barang-barang di dalamnya seperti pintu, jendela, pagar, dan atap bergetar kuat. Peristiwa ini bertepatan dengan erupsi Gunung Anak Krakatau. Warga bersama tetangga sempat keluar rumah karena getaran semakin kencang. Bagaz juga merasakan tanah bergetar dan mengunggah video yang memperlihatkan suara gesekan benda saat getaran terjadi. Menurutnya, getaran ini berlangsung berjam-jam dan membuatnya cukup khawatir.

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM, Rita Susilawani, menjelaskan bahwa dentuman akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dapat terdengar hingga Bandung, Jawa Barat, karena energi akustik dari erupsi bisa merambat ratusan kilometer. Fenomenon ini tidaklah baru dan pernah terjadi sebelumnya, seperti pada erupsi eksplosif Gunung Kelud pada 13 Februari 2014. Rita menduga dentuman yang dirasakan warga berkaitan dengan erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi pada malam sebelumnya, meskipun belum dapat memastikan penyebab pastinya.

Erupsi Gunung Anak Krakatau masih dalam pemantauan ketat oleh PVMBG. Warga di sekitar wilayah rawan diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang. Getaran dan dentuman yang terjadi ini menjadi pengingat pentingnya kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap bencana alam, terutama bagi mereka yang tinggal di dekat gunung api.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait