Menghabiskan Waktu Lama di Internet Punya Dampak Buruk, Ini Faktanya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5247809/original/037558600_1749545540-medium-shot-anxious-woman-laying-bed-with-smartphone.jpg)
Studi dari Universitas Duisburg-Essen yang diterbitkan dalam jurnal PLOS ONE mengungkapkan dampak buruk penggunaan internet yang berlebihan. Penelitian ini melibatkan 900 orang dewasa di Jerman pada tahun 2025, dengan seluruh responden pernah melakukan aktivitas online dalam setahun terakhir. Penggunaan internet dikategorikan menjadi patologis, berisiko, atau tidak bermasalah, di mana penggunaan bermasalah didefinisikan sebagai penggunaan berlebihan hingga menyebabkan gangguan fungsi harian atau tekanan psikologis.
Para partisipan melakukan asesmen setiap malam selama dua minggu, melaporkan suasana hati, tingkat stres, keinginan membuka internet, durasi online, kepuasan dari penggunaan internet, dan aktivitas yang terabaikan. Hasil menunjukkan bahwa partisipan dengan penggunaan internet bermasalah memiliki suasana hati yang lebih buruk, tingkat stres yang lebih tinggi, durasi penggunaan yang lebih lama, dan lebih sering mengabaikan aktivitas lain. Temuan kunci menunjukkan bahwa godaan menjadi faktor utama kecanduan internet, sementara perasaan senang dan lega memperkuat kebiasaan tersebut sehingga sulit dihentikan.
Para peneliti menegaskan bahwa tidak semua penggunaan internet memiliki dampak negatif, hanya yang berlebihan dan bermasalah. Sebagian kecil orang mengalami kecanduan tingkat tinggi, namun internet tetap memberikan kegembiraan dan kelegaan dari stres selama aktivitas lain tidak terabaikan. Aktivitas penting yang dimaksud termasuk tugas, olahraga, waktu di luar ruangan, dan berkumpul dengan teman.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 10.25
Studi Sebut Kelamaan Online Bisa Bikin Bad Mood dan Stres
Berita terkait
Wabah Kecanduan Sudah Parah, 3.000 Kasus Masuk Pengadilan
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 12.25
5 Makanan Tinggi Kandungan Kortisol untuk Mengatasi Stres
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 05.50
Bos Centcom Akui Masalah Kesehatan Mental di Kapal Induk USS Lincoln
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 21.00
Peneliti Israel Ungkap 50% Umur Manusia Sudah Ditentukan di Kandungan
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 14.45