Menkomdigi Bantah Pemerintah Batasi Pemberitaan Demo
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid membantah narasi bahwa pemerintah membatasi pemberitaan aksi demonstrasi. Ia menegaskan pemerintah justru mendorong media melaporkan fakta secara cepat dan akurat untuk mencegah disinformasi yang berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat. Komdigi tidak pernah melarang media meliput demo, melainkan meminta media profesional menjalankan fungsi jurnalistik dengan menyampaikan informasi benar.
Meutya menjelaskan berbagai bentuk hoaks, seperti penggunaan gambar lama yang dianggap baru atau peristiwa dari negara lain yang diklaim terjadi di Indonesia. Disinformasi dapat memicu kepanikan publik dan memengaruhi keputusan masyarakat sehari-hari, termasuk rasa takut keluar rumah. Ia prihatin dengan pihak yang sengaja memanfaatkan informasi palsu untuk memprovokasi.
Penyebaran disinformasi dinilai tidak sejalan dengan nilai demokrasi dan semangat persatuan bangsa, terutama menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Meutya mengimbau agar informasi yang benar disebarkan cepat untuk mempersempit ruang disinformasi, tanpa menyebarkan konten palsu yang meresahkan masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 17.11
Jelang HUT ke-81 RI, Waspadai Potensi Maraknya Penyebaran Hoaks
JPNN.com · 3 Agustus 2026 pukul 11.34
Sekjen Pasbata: Komdigi Harus Lebih Tegas Menjaga Ruang Digital dari Hoaks dan Disinformasi
Liputan6.com · 5 Agustus 2026 pukul 16.23
Menko Polkam Ancam Pidanakan Penyebar Hoaks Demo
Liputan6.com · 5 Agustus 2026 pukul 15.22
Menko Polkam Soroti Hoaks Kian Marak di Medsos: Mempolusi Pikiran Kita
Berita terkait
Surat Pemadaman Internet Nasional 3 Hari Beredar, Komdigi Buka Suara
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 10.50
Komdigi Pastikan Isu Pemadaman Internet 3 Hari Hoaks
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 21.44
Hoaks Makin Canggih di Era AI, Partai Perindo Dorong Deteksi Dini Jelang Pemilu 2029
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 13.49
Jangan Lepas Tangan! Komdigi Minta Platform Media Sosial Cegah Misinformasi dan Disinformasi
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 15.00