Merawat Aksara Nusantara agar Tak Punah di Era Digital
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Kebudayaan dan Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi) memperkuat kolaborasi untuk mendorong digitalisasi aksara Nusantara. Pertemuan Menteri Kebudayaan Fadli Zon dengan jajaran Pandi pada 22 Juli 2026 membahas inisiatif memperluas pemanfaatan aksara Nusantara di ruang digital, termasuk melalui domain .id. Tujuannya agar aksara Nusantara tidak hanya menjadi peninggalan sejarah, tetapi tetap relevan dan digunakan masyarakat modern.
Sebagai langkah awal, Kementerian Kebudayaan dan Pandi akan menggelar Lomba Menulis Dongeng Anak Beraksara Nusantara yang ditujukan bagi pelajar, generasi muda, komunitas budaya, pegiat literasi, akademisi, dan masyarakat umum. Pendaftaran dibuka mulai 8 Agustus 2026, dengan pemenang memperoleh Piala Menteri Kebudayaan. Ketua Pandi Isnawan Aslam menekankan bahwa pelestarian aksara tidak cukup melalui dokumentasi, tetapi harus diwujudkan dalam penggunaan sehari-hari di ruang digital.
Bagikan
Berita terkait
Gandeng PANDI, Fadli Zon Dorong Digitalisasi Aksara Nusantara demi Jaga Identitas Bangsa
JPNN.com · 3 Agustus 2026 pukul 13.24
Erwin Gutawa Rilis Aransemen Baru Hari Merdeka Libatkan Penyanyi Lintas Generasi
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 05.13
Kemenbud Pantau Aset Budaya Imbas Gempa NTT: Belum Ada Laporan Kerusakan
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 17.45
Anjungan Timor Timur di TMII Akan Dijadikan Museum Persahabatan Indonesia-Timor Leste
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 17.00