Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Merawat Aksara Nusantara agar Tak Punah di Era Digital

Kementerian Kebudayaan dan Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi) memperkuat kolaborasi untuk mendorong digitalisasi aksara Nusantara. Pertemuan Menteri Kebudayaan Fadli Zon dengan jajaran Pandi pada 22 Juli 2026 membahas inisiatif memperluas pemanfaatan aksara Nusantara di ruang digital, termasuk melalui domain .id. Tujuannya agar aksara Nusantara tidak hanya menjadi peninggalan sejarah, tetapi tetap relevan dan digunakan masyarakat modern.

Sebagai langkah awal, Kementerian Kebudayaan dan Pandi akan menggelar Lomba Menulis Dongeng Anak Beraksara Nusantara yang ditujukan bagi pelajar, generasi muda, komunitas budaya, pegiat literasi, akademisi, dan masyarakat umum. Pendaftaran dibuka mulai 8 Agustus 2026, dengan pemenang memperoleh Piala Menteri Kebudayaan. Ketua Pandi Isnawan Aslam menekankan bahwa pelestarian aksara tidak cukup melalui dokumentasi, tetapi harus diwujudkan dalam penggunaan sehari-hari di ruang digital.

Berita terkait