NASA Bagikan Wujud Matahari dari Jarak Dekat, Ada Fenomena Tak Terduga
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Misi Solar Orbiter dari ESA dan NASA berhasil merekam aktivitas dinamis di korona Matahari dari jarak dekat. Rekaman tersebut menunjukkan fenomena unik berupa struktur menyerupai "lumut" dan "hujan" korona. Hujan ini terjadi saat plasma mendingin dari suhu 1 juta derajat Celcius menjadi sekitar 10.000 derajat Celcius, lalu jatuh kembali karena gravitasi.
Pengamatan dilakukan pada September dan Oktober 2023, di mana Solar Orbiter mencapai jarak 43 juta km dari Matahari. Data ini dikumpulkan melalui kolaborasi dengan wahana Parker milik NASA yang berada pada jarak 7,26 juta km. Kerja sama kedua lembaga ini memberikan data penting mengenai mekanisme kerja Matahari.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 21.35
Mengapa Luar Angkasa Gelap meski Ada Matahari dan Bintang? Ini Penjelasan NASA
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 09.15
Menjelajah Belalai Gajah Kosmik di Rasi Bintang Cepheus
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 10.45
Mengintip Takdir Akhir Matahari Melalui Daur Ulang Bintang Mati di Nebula Helix
Berita terkait
Ada Bukti Matahari Pernah Menelan Planet di Sekitarnya
Detik.com · 29 September 2026 pukul 13.45
Astronom Temukan Bukti Matahari Pernah Makan Planet di Awal Tata Surya
CNN Indonesia · 28 September 2026 pukul 05.31
NASA Pamer 'Hantu' 5 Bintang Meledak dalam Satu Foto
Detik.com · 25 September 2026 pukul 08.45
Bintik Matahari Raksasa Tahun 1947 Ungkap Potensi 'Superflare' Sekali dalam Seabad
Detik.com · 23 September 2026 pukul 13.45