NASA Bagikan Wujud Matahari dari Jarak Dekat, Ada Fenomena Tak Terduga
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Misi Solar Orbiter dari ESA dan NASA berhasil merekam aktivitas dinamis di korona Matahari dari jarak dekat. Rekaman tersebut menunjukkan fenomena unik berupa struktur menyerupai "lumut" dan "hujan" korona. Hujan ini terjadi saat plasma mendingin dari suhu 1 juta derajat Celcius menjadi sekitar 10.000 derajat Celcius, lalu jatuh kembali karena gravitasi.
Pengamatan dilakukan pada September dan Oktober 2023, di mana Solar Orbiter mencapai jarak 43 juta km dari Matahari. Data ini dikumpulkan melalui kolaborasi dengan wahana Parker milik NASA yang berada pada jarak 7,26 juta km. Kerja sama kedua lembaga ini memberikan data penting mengenai mekanisme kerja Matahari.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 10.45
Mengintip Takdir Akhir Matahari Melalui Daur Ulang Bintang Mati di Nebula Helix
Berita terkait
Usai Gerhana Matahari Total 12 Agustus, Kapan Momen Langka Itu Terjadi Lagi?
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 06.30
NASA Ungkap Fakta Gravitasi Bumi yang Menghilang
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 20.20
Gerhana Matahari Total Hari Ini, Wilayah Mana Saja yang Kebagian?
Liputan6.com · 12 Agustus 2026 pukul 14.08
Jadwal Lengkap Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 11.30