Jakarta · Selasa, 25 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Networking Rebahan

Seorang penulis JPNN.com mengaku tersalah paham dianggap sebagai 'perusuh' dalam sebuah pertemuan di Gondang, dekat Pacet. Ia lalu berbagi cerita tentang meja panjang di DIC Farm yang terbuat dari kayu randu. Dulunya, kayu ini digunakan sebagai bantal para santri di sebuah pondok. Namun, seiring waktu, pohon randu di lahan tersebut pun menjadi langka. Saat ini, hanya tersisa dua pohon besar yang tumbuh subur. Salah satunya terhalang oleh sawah di sebelah barat, sehingga penyinaran matahari pagi tidak optimal. Akhirnya, penulis memutuskan untuk menebang pohon itu dan mengubah kayunya menjadi sebuah meja. Kayu yang tidak laku dijual pun akhirnya diberdayakan dengan cara yang tidak terduga.

Berita terkait