Ketum PBNU Berpeluang Dipilih oleh AHWA, Ini Dua Opsi Mekanismenya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Muktamar ke-35 NU akan membahas mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU. Dua opsi yang ditawarkan: pemilihan langsung oleh muktamirin seperti Lampung 2019, atau transfer kepemilihan kepada AHWA (Ahlul Halli wal Aqdi) seperti pemilihan Rais Aam. AHWA beranggotakan sembilan ulama sepuh yang memilih Rais Aam melalui musyawarah. Jika disetujui, mekanisme baru dapat diterapkan langsung pada Muktamar 2026 di Tambakberas, Jombang. KH Imron Rosyadi menegaskan pemilihan Rais Aam melalui AHWA sudah diatur dalam anggaran lama.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 17.07
Forum Ulama Nahdliyyin Serukan Perubahan Kepemimpinan PBNU Jelang Muktamar ke-35
JawaPos · 23 Agustus 2026 pukul 12.16
Jelang Muktamar ke-35 NU, Ulama Nahdliyin Serukan Tolak Politik Uang dalam Pemilihan AHWA
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 21.33
H-5 Muktamar ke-35 NU, Gus Salam Optimistis Raih 60% Pemilik Suara
JPNN.com · 23 Agustus 2026 pukul 16.23
Forum Ulama Nahdliyyin Desak Perubahan Kepemimpinan PBNU Menjelang Muktamar ke-35
Berita terkait
Gus Ipul Ungkap 2 Opsi Pemilihan Ketum PBNU: Keputusan di Muktamar
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 19.11
Komisi Organisasi Muktamar NU: Semakin Banyak Calon Ketua Umum, Semakin Baik
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 16.30
Muktamar NU Akan Pilih 9 AHWA Lebih Dulu, Baru Tentukan Rais Aam dan Ketum
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 14.43
Jelang Muktamar NU, Ulama Serukan Tolak Serangan Fajar
JPNN.com · 22 Agustus 2026 pukul 10.43