Muktamar NU Akan Pilih 9 AHWA Lebih Dulu, Baru Tentukan Rais Aam dan Ketum
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Muktamar ke-35 NU akan menggunakan tahapan pemilihan: dulu pilih 9 AHWA (Ahlul Halli wal Aqdi) dari usulan cabang dan wilayah, baru AHWA memilih Rais Aam PBNU, kemudian ditentukan Ketua Umum PBNU. Mekanisme ini sudah ada sejak Muktamar ke-33 di Jombang. Pemilihan Rais Aam tidak lagi langsung oleh peserta muktamar, melainkan melalui musyawarah AHWA. Di Muktamar ke-35 juga akan dibicarakan apakah Ketua Umum dipilih oleh AHWA atau langsung oleh muktamirin. Muktamar digelar 27-31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 17.07
Forum Ulama Nahdliyyin Serukan Perubahan Kepemimpinan PBNU Jelang Muktamar ke-35
JawaPos · 23 Agustus 2026 pukul 12.16
Jelang Muktamar ke-35 NU, Ulama Nahdliyin Serukan Tolak Politik Uang dalam Pemilihan AHWA
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 07.04
Masa Idah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 17.59
Gelar Rakornas Jelang Muktamar ke-35 NU, GP Ansor: Jaga Suasana Kebatinan Indonesia
Berita terkait
Jelang Muktamar Ke-35 NU, Forum Ulama Nahdliyin Serukan Tolak 'Serangan Fajar'
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 09.54
Gus Ipul Respons Ma’ruf Amin soal AHWA: Sudah Dilakukan 2 Muktamar Terakhir
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 20.24
Seruan Kiai Sepuh NU Jelang Muktamar ke-35: Jangan Ada Pengondisian-Intervensi
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 19.08
Kiai Musta’in Syafi’i: Muktamirin Perlu Diseleksi, Diskualifikasi yang Curang
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 22.44