Ngotot Tolak Data Center, Guru Fisika Tepuk Tangan Diborgol Polisi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Lux Claridge, seorang guru fisika di SMA Emporia, Kansas, AS, ditangkap karena bertepuk tangan dalam rapat komisi kota yang membahas proyek pusat data AI. Rapat tersebut melarang bentuk ekspresi seperti tepuk tangan dan jentikan jari. Claridge mendukung pembicara yang mengkritik proyek Kampus Digital Flint Hills seluas 1.000 hektare. Ia diborgol polisi, dikeluarkan dari ruang sidang, kemudian dibebaskan dengan membayar uang jaminan. Claridge menyatakan tidak akan berhenti bersuara.
Di sisi lain, penentangan terhadap proyek pusat data AI meluas di berbagai negara bagian AS. Masalah yang muncul termasuk konsumsi listrik tinggi, penggunaan air, kebisingan, insentif pajak, dan dampak pada infrastruktur lokal. Menurut Reuters, setidaknya 142 protes telah dilakukan di 42 negara bagian, menandai demonstrasi nasional pertama yang terkoordinasi melawan perluasan infrastruktur AI. Pengembang pusat data berpendapat bahwa fasilitas tersebut penting untuk mendukung layanan kecerdasan buatan.
Bagikan
Berita terkait
TrendAI Buka Pusat Data Lokal di Jakarta untuk Tangkis Serangan Siber AI
Liputan6.com · 4 Agustus 2026 pukul 16.10
Cari Kerja Kantoran Susah, Gen Z Ramai-Ramai Jadi Kuli Gaji Segini
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 10.10
Warga Teriak Tarif Listrik Naik, Presiden Disebut Cuma Omong Kosong
CNBC Indonesia · 26 Juli 2026 pukul 15.30
KDM Soroti 500 Ribu Warga Jabar Belum Nikmati Listrik: Birokrasi Harus Berbenah
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 12.40