Nurut Donald Trump, Elon Musk Ngaku Bakal Ganti 'SpaceXAI' jadi 'SpaceXSI'
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan dukungannya untuk mengganti istilah 'artificial intelligence' (AI) dengan 'super intelligence' (SI) dalam pidatonya di depan Majelis Umum PBB bulan lalu. Menanggapi usul ini, CEO SpaceX dan Tesla, Elon Musk, mengonfirmasi melalui cuitan di X bahwa ia akan mengganti nama perusahaannya dari SpaceXAI menjadi SpaceXSI. Namun, hingga kini tidak ada perubahan nama resmi yang dilakukan, dan Musk belum memberikan detail mengenai jadwal atau proses perubahan tersebut. Kantor berita Reuters yang menghubungi SpaceXAI belum mendapatkan tanggapan resmi. Dalam kesempaan yang sama, Trump juga menegaskan penolakannya terhadap regulasi baru terkait AI, serta menyatakan bahwa pemerintah AS akan memantau penggunaan teknologi ini secara ketat melalui Departemen Kehakiman. Trump menepis kekhawatiran akan dampak negatif AI, menyebutkan klaim-klaim tentang ancaman AI adalah 'hoaks', dan menegaskan bahwa pemerintah AS akan terus menggunakan istilah 'super intelligence' dalam dokumen resminya ke depan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 18.00
Orang Terkaya Lakukan Ini Supaya Presiden Senang
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 17.30
Elon Musk Ditarik Lagi Trump, Kali Ini Bantu Pentagon Cari Senjata Masa Depan
CNN Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 12.30
AI Diganti Trump Jadi SI, Elon Musk Bakal Ganti Nama SpaceXAI
Berita terkait
Xi Jinping: China-AS Punya Tanggung Jawab Kelola Perkembangan AI
CNN Indonesia · 25 September 2026 pukul 11.50
Di Sidang PBB, Presiden Palestina Minta Trump Tepati Janji Cegah Pengusiran
Detik.com · 25 September 2026 pukul 09.18
Trump Hadapi 'Pilihan Besar' soal Iran: Damai atau Hancurkan Teheran
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 07.55
Perkara Iran: Trump Bilang Begini, Trump Bilang Begitu
Detik.com · 24 September 2026 pukul 06.32