Orang Terkaya Lakukan Ini Supaya Presiden Senang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

CEO SpaceX Elon Musk mengonfirmasi bahwa perusahaannya akan mengganti nama dari SpaceXAI menjadi SpaceXSI. Perubahan ini dilakukan menyusul desakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang ingin istilah 'kecerdasan buatan' (AI) diganti dengan 'kecerdasan super' (super intelligence). Musk menjawab pertanyaan seorang pengguna di platform X, namun tidak memberikan detail lebih lanjut mengenai jadwal pelaksanaan perubahan nama tersebut. Sampai kini, akun resmi SpaceXAI di platform X masih belum dilakukan perubahan, dan perusahaan belum memberikan pernyataan resmi terkait komentar Musk. Presiden Trump sebelumnya menekankan penggunaan istilah 'super intelligence' dalam pidatonya di Sidang Umum PBB pada September 2026, dengan alasan bahwa istilah 'artificial intelligence' terdengar tidak tepat dan tidak elegan. Ia juga menyatakan bahwa semua dokumen resmi pemerintah AS akan mengadopsi istilah baru ini, dan berharap negara lain akan mengikuti langkah yang sama.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 12.30
AI Diganti Trump Jadi SI, Elon Musk Bakal Ganti Nama SpaceXAI
SINDOnews · 5 Oktober 2026 pukul 15.09
Ancaman AI Kian Nyata, Trump Bentuk Pasukan Super Intelijen
SINDOnews · 5 Oktober 2026 pukul 08.25
Mengapa Elon Musk Ganti Nama SpaceXAI Jadi SpaceXSI?
Berita terkait
Tepatkah Trump Ganti Nama AI Jadi <i>Super Intelligence</i>?
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 09.27
Presiden Tolak Dengar Warga Sendiri, Malah Tebar Pujian
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 15.05
Bill Gates Dorong Regulasi AI, Ngaku Ingin Bertemu Trump Bahas Risiko dan Pengawasan Teknologi Ini
JawaPos · 29 September 2026 pukul 05.47
Xi Jinping: China-AS Punya Tanggung Jawab Kelola Perkembangan AI
CNN Indonesia · 25 September 2026 pukul 11.50