Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Para Miliarder AI Makin Menggila dengan Mainan Mewahnya

Di tengah penurunan penjualan ritel AS sebesar 0,6 persen dan tekanan inflasi global, kaum miliarder baru dari sektor AI justru mengalami lonjakan kekayaan. Data Financial Times menunjukkan jumlah miliarder di AS naik 13 persen antara April 2025 hingga 2026, dengan penambahan sekitar 3.302 individu berkekayaan bersih lebih dari sepuluh digit.

Kekayaan ini memicu permintaan tinggi terhadap barang mewah seperti jet pribadi, superyacht, dan supercar. Berbeda dengan orang kaya lama, miliarder AI cenderung mengutamakan efisiensi, privasi, dan kesehatan daripada pamer status sosial. Hal ini memaksa penyedia layanan kemewahan untuk beradaptasi dengan preferensi generasi baru yang lebih mengutamakan fungsionalitas privat.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait