Peneliti Israel: 50% Umur Manusia Sudah Ditentukan Sejak di Kandungan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Peneliti dari Institut Sains Weizmann (Israel) menemukan gen menjadi faktor utama yang menentukan 50% umur panjang manusia. Studi menggunakan data kembar dari Swedia dan Denmark untuk mengukur mortalitas ekstrinsik (seperti kecelakaan, penyakit menular) yang sebelumnya tidak diperhitungkan. Hasilnya menunjukkan mortalitas ekstrinsik 10 kali lebih tinggi pada masa sebelum antibiotik, seiring penyembuhan penyakit menular yang mudah. Penelitian ini memvalidasi bahwa genetik berperan signifikan dalam umur panjang, meski tidak menghilangkan pengaruh gaya hidup dan kebetulan. Gen dapat berdampak positif (melindungi dari penyakit) atau negatif (cacat genetik memperpendek umur). Shenhar menyatakan ribuan gen mungkin terlibat, dengan contoh individu yang mencapai 100 tahun tanpa kondisi medis serius karena gen pelindung.
Bagikan
Berita terkait
Ahli Genetik: Separuh Umur Manusia Sudah Ditentukan Sejak di Kandungan
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 07.50
Dikira Kucing Biasa, Ternyata Spesies Baru Pertama dalam 100 Tahun
Detik.com · 18 September 2026 pukul 06.45
Rahasia Umur Panjang Kakek 106 Tahun di China: Jadwal Tidur Terbalik dan Sabar Hadapi Istri
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 16.47
Minum Jus Jeruk setiap Hari Ubah Aktivitas Ribuan Gen Tubuh
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 20.07