Jakarta · Senin, 24 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Perintah Trump Bawa Petaka Baru, Satu Dunia Bisa Kena Dampaknya

Presiden AS Donald Trump mengeluarkan memorandum baru bertajuk National Space Transportation Policy yang menargetkan lebih dari 1.000 misi peluncakan ruang angkasa komersial per tahun pada 2030. Kebijatan ini menggantikan regulasi lama yang berlaku sejak 2013 dan memberi pemerintah 90 hari untuk mengidentifikasi lahan federal yang dapat digunakan sebagai spaceport baru. Sebagai konteks, pada 2025 AS berhasil menyelesaikan 178 misi antariksa, mayoritas oleh SpaceX. Kebijakan ini juga mencakup penyederhanaan evaluasi dampak lingkungan dan izin operasional untuk mempercepat pengembangan fasilitas peluncakan.

Gedung Putih menekankan bahwa kebijatan ini bertujuan mengamankan posisi kepemimpinan AS di era baru antariksa. Michael Kratsios, Direktur Kebijakan Sains dan Teknologi Gedung Putih, menyatakan bahwa kebijatan merespons pertumbuhan pesat sektor antariksa komersial. Regulasi ekspor teknologi antariksa juga akan direvisi secara berkala untuk melindungi kekayaan intelektual AS sekaligus membuka pasar internasional.

Target ambisius ini juga mencakup percepatan program lunar NASA, dengan sasaran kembali ke Bulan sebelum akhir 2028 dan pembangunan pangkalan komersial dua tahun kemudian sebagai langkah menuju Mars. SpaceX tetap mendominasi industri antariksa AS dengan 170 misi dan 2.500 satelit yang diluncurkan pada 2025. Namun, peluncakan massal ini berpotensi menimbulkan tantangan di Kongres terkait alokasi anggaran, terutama mengingat proyek Artemis NASA yang sudah menyerap miliaran dolar.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait