Presiden Tolak Dengar Warga Sendiri, Malah Tebar Pujian
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Donald Trump mendukung penuh pembangunan data center meskipun mendapat penolakan kuat dari warga Amerika Serikat. Trump mengklaim perusahaan teknologi akan memberikan kontribusi besar kepada masyarakat setempat. Di saat yang sama, Trump meluncurkan alat layanan pemerintah berbasis AI dan memerintahkan penggunaan istilah "super intelligence" dalam dokumen resmi pemerintah.
Survei menunjukkan 73% warga merasa perusahaan AI kurang berupaya mencegah kerusakan teknologi, dan 55% menginginkan pengembangan AI diperlambat. Data Pew Research Center mengungkap 6 dari 10 responden tidak nyaman dengan data center di lingkungan mereka. Kekhawatiran utama meliputi dampak lingkungan (54%), penurunan kualitas hidup (50%), serta dampak negatif pada lapangan kerja lokal (24%) dan pajak daerah (21%). Hubungan erat pemerintah terlihat dari sumbangan besar pemimpin perusahaan AI, termasuk Greg Brockman (OpenAI) sebesar US$ 25 juta, kepada komite kampanye Trump.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 14.15
FOTO: Donald Trump Kumpulkan Para Pentolan AI di Gedung Putih
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 04.10
Dedi Mulyadi Soroti Amdal Data Center Jatiluhur, Ternyata Belum Diterbitkan!
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 03.00
Dedi Mulyadi Ingin Amdal Data Center Jatiluhur Disebar di Medsos: Kalau Dokumen Buku, Warga Tak Baca
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 11.30
Data Center Beri Setiap Rumah Rp180 Juta, Ini Syaratnya
Berita terkait
Ekspansi Data Center AI di AS Picu Perlawanan Warga
kumparan · 18 September 2026 pukul 09.20
Warga Kompak Tolak Data Center, Presiden Bilang Siap-Siap Jadi Miskin
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 14.20
Manusia Dalam Bahaya, Presiden Lepas Tangan Suruh Atur Diri Sendiri
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 12.45
Ini Proyek Data Center AI BDx di Jatiluhur yang Disetop Anak Buah KDM
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 10.25