Jakarta · Jumat, 18 September 2026Cari
WargaKonoha

Ekspansi Data Center AI di AS Picu Perlawanan Warga

Pembangunan pusat data AI di Amerika Serikat menghadapi penolakan keras dari warga lokal, terutama di wilayah seperti South Philadelphia. Warga mengkhawatirkan dampak lingkungan dan kesehatan, dipicu trauma masa lalu akibat polusi industri berat. Mereka menilai proyek ini mengancam kualitas udara dan kesehatan masyarakat demi keuntungan korporasi.

Kekhawatiran utama meliputi konsumsi energi yang masif dan penggunaan generator diesel cadangan yang meningkatkan emisi gas rumah kaca. BloombergNEF memproyeksikan konsumsi gas alam pusat data AS akan melampaui gabungan Jerman dan Jepang pada 2035, dengan tambahan emisi mencapai 1 juta metrik ton per hari. Hal ini memicu krisis energi dan mempercepat perubahan iklim.

Sebagai respons, beberapa pejabat publik mengambil tindakan preventif. Gubernur New York membatasi izin proyek industri skala besar, sementara kota-kota seperti Denver dan Indianapolis memberlakukan moratorium pembangunan pusat data baru untuk mengkaji dampak lingkungan secara komprehensif.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait