Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Proses WHV Diperlambat, Petani dan Pebisnis Australia Jadi Khawatir

Pemerintah Australia menangguhkan pemrosesan permohonan visa Working Holiday Maker (WHM) bagi warga 23 negara, termasuk Indonesia, yang sempat masuk ke dalam daftar 'Paused' sebelum beralih ke status 'Check Ballot Status' atau undian. Program WHM yang dimulai pada 1975 dianggap saling menguntungkan bagi petani dan para backpacker asing yang bekerja sambil berlibur. Federasi Petani Nasional (NFF) memperkirakan peserta WHM menyumbang sekitar setengah dari tenaga kerja musim panen di sektor lepas di Australia. Mereka khawatir penangguhan ini akan mengurangi tenaga kerja dan membahayakan ketahanan pangan nasional. Richard Shannon, juru bicara hortikultura NFF, menyatakan bahwa para backpacker sangat penting bagi industri pertanian dan keamanan pangan negara.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait