Pura-Pura Kerja Pakai Keyboard Palsu, Puluhan Karyawan Bank Kena PHK
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sebuah kasus pemecatan terjadi di Bank Wells Fargo di mana puluhan karyawan kehilangan pekerjaan karena menggunakan alat yang disebut mouse jigglers. Alat ini dirancang untuk mensimulasikan aktivitas keyboard dan mouse sehingga komputer tetap aktif, menciptakan kesan bahwa karyawan sedang bekerja meskipun tidak berada di depan perangkatnya. Investigasi internal Wells Fargo mengungkap praktik ini, yang kemudian dilaporkan ke Otoritas Regulasi Industri Keuangan (FINRA) sebagai dasar tindakan pemutusan hubungan kerja (PHK). Juru bicara bank menegaskan bahwa Wells Fargo memiliki standar tinggi dan tidak menoleransi perilaku tidak etis.
Mouse jigglers menjadi populer selama periode work from home (WFH) yang meningkat saat pandemi Covid-19, karena memungkinkan komputer tetap terjaga dan tidak masuk mode tidur, sehingga pengawasan terhadap pekerja jarak jauh menjadi sulit. Fenomena ini mencerminkan kekhawatiran tentang keterlibatan karyawan dalam sistem kerja jarak jauh. Laporan State of the Global Workplace dari Gallup menunjukkan data bahwa 62% pekerja di seluruh dunia tidak terlibat dalam pekerjaannya, dengan 15% secara aktif tidak terlibat dan mencari pekerjaan baru karena ketidakpuasan dengan manajer atau pekerjaan.
Bagikan
Berita terkait
Pramono Anung Bantah Kebijakan PJJ dan WFH DKI Terkait Demo
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 11.30
Himbara Mulai Bangun Kantor di IKN pada 2027
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 11.10
Pramono Anung: Petugas Pelayanan Publik Dilarang WFH
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 10.45
Pramono: ASN DKI yang Layani Publik Tak Boleh WFH
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 10.41