Jakarta · Jumat, 21 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Ramai-Ramai Warga Tolak Data Center, Teriak Petaka Besar

Penolakan warga terhadap pembangunan data center semakin marak di Amerika Serikat akibat dampaknya pada lingkungan dan ekonomi rumah tangga. Data center yang menghabiskan banyak energi listrik membuat warga mengalami tagihan listrik yang meningkat, sementara sejumlah rumah di sekitar lokasi data center dilaporkan kehabisan air bersih. Isu ini juga menjadi sorotan politik, termasuk dalam pemilihan senat di Ohio, di mana kampus data center senilai lebih dari US$500 miliar berada di tengah kontrovensi. Kandidat Demokrat Sherrod Brown menyuarakan penolakan terhadap pembangunan data center dalam kampanyenya melawan petahana Partai Republik Jon Husted. Komite Senator Republik Nasional (NRSC) memperingatkan bahwa jika persepsi pemilih tidak diperbaiki, gerakan penolakan bisa menyebar ke negara lain.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait