Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Rekening Bobol Walau Tak Tersambung Internet, Rp 1,59 Triliun Lenyap

Serangan siber terhadap dompet kripto hardware wallet Coldcard berhasil mencuri aset senilai US$88,6 juta atau sekitar Rp1,59 triliun. Insiden ini melibatkan 1.367,05 BTC dan dilaporkan oleh platform keuangan digital Galaxy, yang mengidentifikasi tiga gelombang serangan hingga akhir pekan lalu. CEO Coinkite Inc., Rodolfo Novak, mengakui bahwa kemajuan kecerdasan buatan (AI) menjadi tantangan baru bagi keamanan perangkat lunak, karena mampu mendeteksi celah lebih cepat dibandingkan pakar keamanan manusia. Pelaku tidak meretas perangkat secara langsung, melainkan memanfaatkan kelemahan pada algoritma angka acak untuk mengetahui kunci pengguna dan menguras dana. Coldcard dikenal menggunakan metode cold storage dengan kunci privat offline, namun insiden ini membuktikan bahwa kerentanan perangkat lunak tetap dapat dieksploitasi. Coinkite meminta pengguna segera memperbarui firmware dari Maret 2021 dan memindahkan Bitcoin ke dompet baru dengan seed phrase yang diperbarui. Galaxy juga memperingatkan kemungkinan gelombang serangan keempat yang dapat meningkatkan total kerugian hingga 2.055 BTC atau sekitar Rp2,34 triliun. Insiden ini menegaskan bahwa hardware wallet tidak sepenuhnya bebas risiko, meskipun dianggap metode penyimpanan paling aman. Sementara itu, transparansi blockchain memberi peluang untuk melacak aset yang dicuri, dan sejumlah pengamat menyarankan pelaku mengembalikan dana melalui negosiasi bug bounty.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait