Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Riset AWS: 26 Juta Bisnis di Indonesia Naik Kelas Berkat AI

AWS merilis riset baru bersama Strand Partners tentang adopsi kecerdasan buatan (AI) di Indonesia, yang dipaparkan pada AWS Summit Jakarta 2026. Lebih dari 26 juta bisnis Indonesia sudah menggunakan AI, dengan pertumbuhan adopsi sekitar 40 % secara keseluruhan dan 43 % secara year‑on‑year. Tujuh puluh lima persen perusahaan melaporkan peningkatan keuntungan yang diperkirakan akan terus berlanjut. Meski demikian, hanya 14 % perusahaan yang benar‑benar siap mengadopsi AI agentik, sementara 56 % masih dalam tahap uji coba. Hambatan utama adalah kurangnya keterampilan AI dan digital (56 % responden) serta pedoman yang jelas untuk mengevaluasi hasil AI (52 %). AWS merekomendasikan prioritas pada skenario yang tepat, kesiapan infrastruktur dan keahlian teknis, tujuan bisnis yang jelas, literasi AI bagi tenaga kerja, tata kelola berbasis risiko, serta dukungan praktis untuk mendorong pertumbuhan lebih lanjut. Sektor jasa keuangan dan kesehatan menjadi pelopor. Di bidang keuangan, 78 % organisasi melaporkan peningkatan produktivitas; PT Bank Hibank Indonesia menggunakan layanan coding AI agentik Kiro dari AWS. Di sektor kesehatan, 72 % organisasi mengalami peningkatan produktivitas berkat AI, seperti Rey yang membangun Olvo AI di Amazon Bedrock sehingga waktu pemrosesan klaim berkurang dari 1‑2 minggu menjadi kurang dari sehari.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait