Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

Riset UI: Mayoritas Kredit Digital Bukan Buat Konsumtif

Riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) bersama Kredivo Group menunjukkan bahwa mayoritas kredit digital yang disalurkan pada 2025 digunakan untuk keperluan produktif, bukan konsumtif. Berdasarkan data, 54,3% kredit masuk dalam kategori produktif seperti modal usaha, pendirian bisnis, investasi aset, hingga pembelian peralatan produksi. Sementara itu, 41,7% digunakan untuk kebutuhan konsumsi sehari-hari, dan 4% masuk kategori lainnya.

Porsi kredit produktif ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2019, yang berada di level 52,3%. Sebaliknya, porsi kredit konsumtif juga meningkat dari 19,2% pada 2019 menjadi 41,7% pada 2025. Kategori lainnya justru mengalami penurunan tajam dari 28,5% menjadi 4%.

Dari total penggunaan kredit produktif, 48% digunakan untuk modal usaha, 26% untuk dana pendidikan, 14% untuk dana kesehatan, dan 12% untuk renovasi rumah. Temuan ini mengindikasikan bahwa kredit digital semakin penting tidak hanya sebagai alat pembayaran konsumsi, tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan ekonomi yang lebih luas.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait