Kredivo Ungkap Penyaluran Kredit Usaha Melonjak 15 Kali Lipat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kredivo Group bersama LD FEB UI mencatat lonjakan penggunaan kredit digital untuk modal usaha sebesar 15 kali lipat pada 2025 dibandingkan 2019. Porsi kredit produktif, yang mencakup modal usaha, kesehatan, pendidikan, dan renovasi rumah, meningkat menjadi 54,3 persen. Hal ini menunjukkan pergeseran fungsi kredit digital dari pemenuhan kebutuhan jangka pendek menjadi instrumen penguatan ekonomi jangka panjang.
Kredit digital juga menjadi pintu masuk layanan keuangan formal, terutama bagi perempuan, generasi muda, dan pelaku UMKM. Tercatat akses kredit pertama melalui Kredivo meningkat 10 kali lipat sejak 2019, dengan 40,6 persen peminjam UMKM memulai akses kredit usaha mereka melalui platform ini. Dari sisi risiko, rata-rata Debt-to-Income Ratio (DTI) pengguna terjaga di kisaran 10 hingga 19 persen dari total pendapatan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 10 September 2026 pukul 17.30
Studi catat mayoritas peminjam modal usaha Kredivo adalah pelaku mikro
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 19.00
Riset UI: Mayoritas Kredit Digital Bukan Buat Konsumtif
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 06.30
Pasar Asemka Bangkit dari Kubur, Ramai-Ramai Diserbu Reseller Online
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 20.41
Angin Segar dari NEO rheumacyl Untuk UMKM yang Sedang Berjuang
Berita terkait
Celah Pembiayaan UMKM Capai Rp1.290 Triliun, Kredit Digital Jadi Alternatif
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 13.49
Studi sebut 54 persen kredit Kredivo di 2025 buat kebutuhan produktif
ANTARA News · 4 September 2026 pukul 16.54
Biaya Marketplace Tembus 18%, UMKM Mulai Cari Cara Selamatkan Margin
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 20.20
VENTENY Catat Pendapatan Rp105,8 Miliar pada Semester I 2026
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 18.43