Robot Tak Sengaja Temukan Kehidupan Ikan Raksasa di Antartika
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Robot penjelajah bawah laut secara tidak sengaja menemukan koloni reproduksi ikan terbesar di dunia di bawah es Laut Weddell, Antartika. Koloni ini diperkirakan memiliki sekitar 60 juta sarang aktif milik spesies ikan es Antartika (Neopagetopsis ionah) yang tersebar di area seluas 240 kilometer persegi. Penemuan ini dipublikasikan dalam jurnal Current Biology oleh tim peneliti dari Alfred Wegener Institute, Jerman.
Penemuan bermula saat tim mengoperasikan kamera bawah air yang ditarik kapal riset Polarstern untuk memetakan dasar laut pada kedalaman 500 meter. Yang awalnya dikira lanskap tandus justru memperlihatkan sarang ikan berstruktur mangkuk tak berujung. Setiap sarang berdiameter sekitar 38 cm dijaga satu ekor ikan dewasa dan berisi rata-rata 1.700 hingga 2.100 butir telur. Total biomassa koloni ini diperkirakan lebih dari 60.000 ton.
Ikan es Antartika memiliki keunikan biologis berupa ketiakan hemoglobin sehingga darahnya bening transparan, serta menghasilkan protein anti-beku alami untuk bertahan hidup di suhu minus 1,5 derajat Celsius. Ekosistem ini menjadi sumber makanan vital bagi anjing laut Weddell, sehingga para ilmuwan mendorong penetapan Laut Weddell sebagai Kawasan Konservasi Perairan untuk melindunginya dari perubahan iklim dan eksploitasi berlebih.
Bagikan
Berita terkait
Bendera Merah Putih Raksasa Terbentang di Perairan Selat Sunda
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 14.14
Air Terjun Darah di Antartika Ternyata Penuh dengan Kehidupan
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 05.45
Banyuwangi Jadi Percontohan Program Ketahanan Pesisir
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 16.55
Jepang Siapkan Misi Ambil Sampel dari Phobos, Bulan Mars
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 23.59