Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

XLSmart Mulai Panen Hasil Merger, Bidik Pertumbuhan dari Ekspansi 5G

XLSmart, hasil merger XL Axiata dan Smartfren, mencatat pertumbuhan kuat di semester I 2026. Pendapatan naik 26% secara tahunan menjadi Rp24,03 triliun, EBITDA dinormalisasi tumbuh 19% menjadi Rp11,05 triliun dengan margin 46%, dan laba bersih dinormalisasi melonjak 294% menjadi Rp2,73 triliun. Perusahaan kini fokus pada optimalisasi aset dan ekspansi 5G setelah menyelesaikan fase integrasi jaringan yang intensif.

Integrasi jaringan telah mencapai 92% hingga akhir Juni 2026, dengan pembongkaran sekitar 15.000 site redundan. Total BTS mencapai 265.442 unit, tumbuh 26% YoY, dengan setengah penambahan di luar Jawa. Layanan 5G tersedia di 52 kota dengan sekitar 15.000 BTS 5G, mencakup 23% populasi nasional. Sinergi merger menghasilkan USD153 juta, tiga kali lipat dari periode sama tahun sebelumnya, berasal dari renegosiasi kontrak dan optimalisasi infrastruktur.

Trafik data naik 19% menjadi 7.934 petabytes, dan blended ARPU meningkat menjadi Rp47.100 dari Rp38.200. Tiga platform digital myXL, AXISNet, dan mySF memiliki 36 juta pengguna aktif bulanan, dengan lebih dari 60% pendapatan mobile dari kanal digital. Utang bruto turun menjadi Rp20,87 triliun dengan rasio net debt to EBITDA 2,61 kali. Belanja modal Rp10,27 triliun dialokasikan untuk integrasi dan ekspansi 5G.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait